Makanan Sehat untuk Cegah Kanker Payudara

Makanan Sehat untuk Cegah Kanker Payudara

Makanan Sehat untuk Cegah Kanker Payudara

Hingga saat ini para ilmuwan belum bisa menetapkan apa penyebab pasti penyakit kanker. Walau begitu, kita bisa mengurangi risiko kanker dengan menjalani gaya hidup sehat.

Untuk menurunkan risiko kanker payudara, tim ahli dari Spanyol mengungkapkan hasil penelitiannya tentang manfaat konsumsi kopi serta buah dan sayuran.

Kesimpulan tim dari University of Navarra dan University of Jaen, Spanyol, makanan tersebut mengandung asam fenolik yang bisa mengurangi risiko kanker payudara setelah menopause.

Asam fenolik biasanya ditemukan dalam berbagai jenis makanan nabati, termasuk biji-bijian, buah blueberry, jeruk, gandum dan beras serta anggur merah.

Peneliti menganalisis hubungan antara asam fenolik dan kanker payudara pada 1.028 wanita.

Setiap peserta dianalisis asupan asam fenolik yang dikonsumsinya selama periode 12 tahun. Dalam kurun waktu tersebut, peneliti menemukan 101 kasus kanker payudara. Baca juga: Deteksi Kanker Payudara, Pemeriksaan Apa Sih yang Paling Tepat?

Peneiti juga meminta peserta mengisi kuesioner tentang kebiasaan mengonsumsi 136 jenis makanan berbeda untuk memastikan berapa banyak asam fenolik yang mereka konsumsi.

Setelah itu, peneliti membandingkannya dengan database informasi tentang seberapa tinggi kandungan asam fenolik dalam setiap makanan.

Hasilnya, mereka yang mengonsumsi asam hidroksisinamat tertinggi, bentuk asam fenolik yang terjadi secara alami, mengalami penurunan risiko kanker payudara sampai 62 persen.

Kopi, buah-buahan dan sayuran merupakan makanan yang mengandung asam hidroksisinamat -yang memiliki efek paling kuat dalam mengurangi risiko kanker payudara.

Wanita yang mengkonsumsi jumlah tertinggi nutrisi jenis ini mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 65 persen.

Mengenal Tahapan Kanker Payudara

Mengenal Tahapan Kanker Payudara

Aktris Angelina Jolie beberapa tahun lalu mengambil keputusan berani untuk melakukan mastektomi ganda. Pilihan Jolie itu bukan tanpa alasan. Ia merupakan carrier (pembawa gen mutasi) breast cancer susceptibility gene 1 (gen BRCA 1) yang meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker indung telur atau ovarium.

Mutasi gen tersebut ditemukan karena bintang Hollywood ini memilih untuk diuji. Merunut sejarahnya, ibu Jolie didiagnosa menderita kanker ovarium. Pada 2007, Marcheline Bertrand, ibu Jolie meninggal dunia karena kanker tersebut saat berusia 56 tahun.

Gen BRCA 1 dan BRCA 2 merupakan jenis penekan tumor. Saat berfungsi normal, gen tersebut membantu mencegah pertumbuhan sel tak terkendali yang bisa menyebabkan tumor ganas.

Sebaliknya, ketika gen BRCA mengalami kerusakan mutasi, hal itu dapat mengarah pada pengembangan kanker payudara dan kanker ovarium yang diturunkan.

Mutasi genetik hanya merupakan 5 sampai 8 persen dari semua kasus kanker payudara, demikian yang dikatakan pemimpin redaksi medis NBC, Nancy Snyderman yang dilansir Kompas.com pada (30/3/2015). Mayoritas penderita kanker payudara tidak memiliki mutasi BRCA.

Aktris Angelina Jolie beberapa tahun lalu mengambil keputusan berani untuk melakukan mastektomi ganda. Pilihan Jolie itu bukan tanpa alasan. Ia merupakan carrier (pembawa gen mutasi) breast cancer susceptibility gene 1 (gen BRCA 1) yang meningkatkan risiko terkena kanker payudara dan kanker indung telur atau ovarium.    Mutasi gen tersebut ditemukan karena bintang Hollywood ini memilih untuk diuji. Merunut sejarahnya, ibu Jolie didiagnosa menderita kanker ovarium. Pada 2007, Marcheline Bertrand, ibu Jolie meninggal dunia karena kanker tersebut saat berusia 56 tahun.     Gen BRCA 1 dan BRCA 2 merupakan jenis penekan tumor. Saat berfungsi normal, gen tersebut membantu mencegah pertumbuhan sel tak terkendali yang bisa menyebabkan tumor ganas.     Sebaliknya, ketika gen BRCA mengalami kerusakan mutasi, hal itu dapat mengarah pada pengembangan kanker payudara dan kanker ovarium yang diturunkan.     Mutasi genetik hanya merupakan 5 sampai 8 persen dari semua kasus kanker payudara, demikian yang dikatakan pemimpin redaksi medis NBC, Nancy Snyderman yang dilansir Kompas.com pada (30/3/2015). Mayoritas penderita kanker payudara tidak memiliki mutasi BRCA.

“Ini bukan tes acak (untuk Jolie),” kata Snyderman.

Berpijak dari hasil tes genetika tersebut, Jolie memilih tindakan mastektomi untuk menurunkan risiko terkena kanker payudara.

Kanker memang menjadi salah satu masalah kesehatan dunia yang menyebabkan kematian cukup tinggi. Para peneliti kanker Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis, ada sekitar 18 juta kasus kanker baru di dunia pada 2018. Jumlah kematian akibat kanker melampaui 9 juta jiwa.

Time.com pada Jumat (14/9/2018) melansir, hampir 10 juta orang di seluruh dunia akan meninggal karena kanker tahun ini. Laporan itu berdasarkan perkiraan baru dari Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC).

Laporan IARC yang diterbitkan Rabu (12/9/2018) dalam jurnal A Cancer Journal for Clinicians, didasarkan pada data insiden kanker dari 185 negara di seluruh dunia.

Para peneliti memperkirakan bahwa akan ada 18,1 juta diagnosis baru kanker dan 9,6 juta kematian akibat kanker pada 2018. Angka tersebut meningkat dibanding enam tahun lalu, ketika diagnosis kanker diperkirakan mencapai 14,1 juta dan kematian 8,2 juta.

Para peneliti IARC memprediksi, sekitar satu dari 8 pria dan satu dari 11 wanita, pada akhirnya akan meninggal karena kanker. Kanker paru-paru adalah penyebab utama kedua diagnosis yang diproyeksikan (2,1 juta) dan kematian (1,8 juta) di seluruh dunia.

Setelah kanker paru-paru, kanker yang paling umum adalah payudara, kolorektal, prostat, dan perut. Kanker payudara sendiri diperkirakan mencapai sekitar 2,1 juta diagnosa pada 2018.

Jenis dan sasaran kanker sangat variatif tergantung kondisi geografis dan perkembangan sosial ekonomi. Namun, hampir setengah dari diagnosa kanker baru dan lebih dari separuh kematian yang diakibatkannya berpotensi terjadi di Asia.

Penderita kanker terbanyak di Indonesia adalah perempuan, di mana kanker payudara menempati peringkat teratas kasus kanker di Indonesia.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan Kemenkes pada 2013, kanker payudara merupakan salah satu prevalensi kanker tertinggi di Indonesia. Angkanya mencapai 50 per 100.000 penduduk, sebagaimana dilansir Kompas.com (17/2/2018).

Mencegah kanker payudara

Gejala kanker payudara bisa berupa benjolan pada payudara atau bagian ketiak, retraksi (tertarik ke dalam) puting, perubahan payudara dan puting, serta perubahan warna kulit pada bagian payudara dan sekitarnya.

Ada kalanya, kanker yang sangat dini tidak menunjukkan gejala fisik seperti yang disebutkan di atas. Oleh karenanya, pemeriksaan yang seksama akan sangat membantu proses penanganan kanker payudara stadium dini.

Tindakan pencegahan memang jauh lebih baik dilakukan sebelum seseorang dinyatakan positif terkena kanker payudara. Salah satu bentuk pencegahan tersebut yakni melakukan screening atau penapisan dini.

Dokter spesialis bedah kanker MRCCC Siloam Hospitals Semanggi DR. dr. Samuel Johny Haryono, Sp.B (K) Onk. menegaskan, screening merupakan upaya penunjang deteksi dini yang selama ini telah dicanangkan dan sebetulnya untuk populasi asymptomatic (tidak ada keluhan), jadi bukan pasien.

Warga di Australia melakukan screening pada usia kurang dari 40 tahun, sementara masyarakat di Eropa umumnya melakukan screening pada usia 55 tahun. Masyarakat Indonesia sendiri dianjurkan melakukan screening mamografi pada usia 40 tahun melalui medical check up.

Rata-rata pasien yang diteliti Samuel merupakan pasien perempuan berusia 45-50 tahun yang telah mengalami fase perimenopause (transisi menuju menopause) atau sudah berada pada fase menopause.

Hingga kini, Indonesia memang belum memiliki sistem untuk penerapan wajib screening pada warga yang telah berusia 40 tahun. Adapun yang terjadi adalah beberapa “screening oportunistik” atau mereka yang berkunjung ke rumah sakit untuk melakukan medical check up.

Ia pun menyarankan agar pemangku kepentingan di bidang kesehatan mesti ‘menjemput bola’ untuk meningkatkan kesadaran akan screening agar penanganan penyakit kanker payudara dapat lebih efektif.

Selain screening, ada juga cancer prevention yang telah dicanangkan di dunia sejak tahun 2000. Pencegahan ini seperti yang dilakukan Angelina Jolie, pemeran utama Lara Croft: Tomb Raider.

“Ketika dia melakukan screening tidak ada tanda-tanda, tetapi genetic test-nya positif. Dari bawaan genetik dia punya risiko untuk menderita kanker karena ibunya terkena kanker. Itu disebut cancer prevention,” ujar dokter Samuel.

Dalam cancer prevention, dilakukan perunutan riwayat kanker pada generasi sebelumnya yang ada dalam silsilah keluarga. Jika hasilnya ditemukan terdapat kasus kanker yang pernah dialami oleh lebih dari dua anggota keluarga inti pada usia kurang dari 40 tahun, maka predisposisi (kecenderungan) terkena kanker “warisan” akan semakin besar.

Semakin jauh derajat hubungan kekerabatan dengan orang yang terkena kanker, maka risiko terkena kanker semakin kecil. Risiko kanker payudara juga bisa diturunkan oleh laki-laki baik sebagai carrier maupun penderita kanker.

Risiko terkena kanker payudara pun meningkat sejalan pertambahan usia. Perempuan menjelang memasuki masa menopause umumnya berisiko lebih besar untuk menderita kanker payudara.

Perkembangan ilmu kedokteran saat ini, khususnya dalam mendeteksi dini, mampu membantu penderita kanker payudara untuk lebih awal mengobati penyakitnya. Selain itu, deteksi dini juga mampu meningkatkan angka harapan hidup dan bebas kekambuhan.

Laman siloamhospitals.com melansir, cara mendeteksi kanker payudara adalah dengan meningkatkan mawas diri, yaitu melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan dilanjutkan dengan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS).

SADANIS meliputi mamografi, ultrasonografi (USG), Magnetic Resonance Imaging (MRI), serta biopsi apabila terdapat kecurigaan adanya kanker ganas.

Tes genetika kanker

Beberapa waktu belakangan, teknologi baru di bidang kedokteran dapat mendeteksi risiko terkena kanker payudara pada seseorang melalui pemeriksaan Breast Cancer Susceptibility Gene (BRCA) atau tes genetika untuk kanker payudara.

“Salah satu faktor risiko seseorang terkena kanker payudara adalah faktor herediter yang sering disebut genetik atau keturunan dari keluarga. Meski demikian, angka kejadian ini kecil yaitu sekitar 5-10 persen,” ungkap Samuel.

Apabila hasil tes genetika menyatakan hasil positif untuk gen BRCA 1, maka risiko meningkat secara kumulatif hingga usia 70 tahun untuk mengalami kanker payudara atau kanker ovarium, yakni mencapai 55-80 persen, atau sekitar 10 kali lipat lebih besar dari populasi umum.

Lewat pemeriksaan gen BRCA, seseorang dapat semakin dini mengantisipasi dan proaktif melakukan persiapan. Misalnya dengan menerapkan pola reproduktif optimal lebih awal dan pemantauan diagnosis dini kanker dan pertanda tumor secara rutin.

Dengan mengetahui hasil pemeriksaan BRCA tersebut, dokter dapat menganalisa lebih lanjut dan mengambil tindakan pencegahan, misalnya dengan melakukan terapi pengangkatan kedua payudara profilaktik lebih awal, dengan tingkat keberhasilan mencapai lebih dari 90 persen.

Bahkan, tingkat keberhasilan pencegahannya lebih tinggi jika dibandingkan dengan obat-obatan (personalized medicine) yang hanya dapat menangani perkembangan kanker dalam kurun waktu singkat.

“Pemeriksaan dan pemetaan gen merupakan suatu kemajuan besar dalam era genomik di dunia. Pemeriksaan ini merupakan salah satu alternatif dalam melakukan screening atau penapisan, deteksi dini, utamanya bagi seseorang yang memiliki keluarga dengan riwayat kanker payudara, kanker ovarium, maupun kanker lainnya,” imbuh Samuel.

Tahapan kanker payudara

Dalam pengkategorian kanker, tenaga medis mengelompokkannya berdasarkan stadium yang dijabarkan dengan huruf T, N, dan M. Masing-masing kategori menginformasikan tentang kondisi kanker.

T berarti tumor atau benjolan kanker yang ditemukan di payudara. Semakin besar ukuran semakin besar pula angka (T1, T2, T3)

N singkatan dari node seperti di kelenjar getah bening. Filter kecil ini ditemukan di seluruh tubuh dan pada ketiak. Node dimaksudkan untuk menangkap sel-sel kanker sebelum menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Pada kategori M, angka 0 dan I mengindikasikan apakah kanker sudah menyebar jauh ke paru-paru, hati, dan tulang.

Laman WebMD.com pada (9/2/2017) melansir, tahapan kanker disimbolkan dengan angka nol dan angka Romawi I, II, III, dan IV.

Pada stadium 0, kanker telah didiagnosa sejak dini. Tahapan kanker tersebut dimulai di saluran payudara atau kelenjar susu dan telah ada di sana.

Stadium I yakni ketika kanker payudara disebut invasif atau telah menyerang jaringan sehat. Sementara, pada stadium IA, kanker telah menyebar ke jaringan payudara lemak. Tumor berukuran tidak lebih besar dari kacang tanah yang dikupas atau bahkan mungkin tidak ada tumor pada Tis (insitu).

Selanjutnya, pada stadium IB, beberapa sel kanker dalam jumlah kecil ditemukan di beberapa kelenjar getah bening.

Pada stadium II, kanker telah tumbuh.

Sementara, pada stadium IIA, tumor di payudara masih kecil dan ada kemungkinan tidak terdapat kanker di kelenjar getah bening.

Tumor payudara stadium IIB lebih besar. Bila tumor diukur, mungkin sebesar jeruk nipis. Pada stadium ini, tumor bisa saja berada di kelenjar getah bening.

“Kalau berdasarkan ukuran, T1 nol hingga dua sentimenter, sedangkan T2 dua hingga lima sentimeter,” ujar dia.

Selanjutnya, kanker lebih sulit untuk diperangi meski belum menyebar ke tulang atau organ lainnya pada stadium III.

Pada stadium IIIA, telah ditemukan kanker dengan ukuran lebih dari 5 cm dan kelenjar getah bening membentuk rantai dari ketiak. Sedangkan, pada stadium IIIB, tumor telah tumbuh ke dinding dada atau kulit di sekitar payudara atau disebut juga dengan stadium lanjut lokal.

Sementara pada stadium IIIC kanker telah ditemukan di kelenjar getah bening, atau telah menyebar sampai ke bagian atas atau bawah tulang selangka.

Pada stadium IV, sel kanker payudara telah menyebar jauh ke dalam payudara dan kelenjar getah bening. Umumnya, kanker menyebar ke tulang, paru-paru, hati, dan otak. Tahap ini digambarkan sebagai metastasis yang berarti telah menyebar ke luar wilayah tubuh, tempat pertama kali kanker ditemukan.

“Itulah yang disebut stadium lanjut atau stadium terminal,” kata dokter Samuel.

Penanganan kanker payudara

Melihat risiko penyakit kanker payudara yang tinggi, masyarakat Indonesia terutama para perempuan, perlu menyadari pentingnya melakukan deteksi dini maupun pengobatan kanker hingga tuntas.

Salah satu rumah sakit swasta yang fokus pada pengobatan penyakit kanker di Indonesia adalah Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) Siloam Hospitals Semanggi.

Rumah sakit ini dilengkapi dengan peralatan mutakhir dan fasilitas lengkap di Asia Tenggara untuk penanganan kanker, termasuk untuk pemeriksaan dan pengobatan kanker payudara.

Pelayanan untuk kanker payudara di sini meliputi deteksi dini, konsultasi, pengobatan kuratif, paliatif, rehabilitative, serta pemeriksaan genomik dan konsultasi genetik yang memperhatikan aspek psikologis pasien.

Khusus untuk kanker payudara, MRCCC Siloam Hospitals memiliki fasilitas untuk pemeriksaan awal yakni mamografi dan ultrasonografi. Kombinasi pemeriksaan antara mamografi dan ultrasonografi akan dapat meningkatkan ketepatan diagnosa dalam mendeteksi dini kanker payudara, atau pemeriksaan dengan MRI bagi usia muda dan payudara dengan konsistasi padat. Ada pula pemeriksaan dengan PET/CT dan pemetaan limfatik untuk prosedur sentinel node.

Tak hanya itu, rumah sakit ini juga memiliki laboratorium patologi dan Molecular Diagnosis Center untuk mendiagnosa lebih lanjut dan menentukan langkah pengobatan yang tepat.

Pengobatan kanker payudara di rumah sakit ini dapat dilakukan melalui pembedahan, terapi radiasi, kemoterapi, terapi biologi, terapi hormon, dan targeted therapy lainnya.

Uniknya, rumah sakit ini menyediakan layanan khusus bagi pasien kemoterapi, baik yang rawat inap maupun tidak. Untuk pasien kemoterapi yang tidak perlu menjalani rawat inap, tersedia unit one day care oncology. Selain itu, klinik onkologi berbasis riset direncanakan akan dikembangkan di rumah sakit ini.

Berbagai fasilitas dan proses tersebut tentu saja didukung oleh tenaga medis yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, serta tim peneliti kanker terpadu yang dipimpin oleh DR. dr. Samuel Johny Haryono, Sp.B (K) Onk. dengan didukung para klinikus akademi dan scientist/ biologist kanker.

Ingat pepatah mencegah lebih baik daripada mengobati? Nah, jangan tunda lagi untuk melakukan deteksi dini kanker payudara. Apalagi, kalau Anda telah terdiagnosa kanker, tak perlu tunda untuk jalani pengobatan optimal di pusat kesehatan terpercaya.

 

Waspadai Gejala-Gejala Kista Payudara

Waspadai Gejala-Gejala Kista Payudara

Waspadai Gejala-Gejala Kista Payudara

Apakah Anda pernah merasakan gejala-gejala seperti: payudara nyeri dan kadang terasa sakit sekali, saat diraba seperti ada benjolan lunak, dan nyeri menghebat sebelum atau sewaktu haid karena tarikan kelenjar payudara yang membesar atau hypertropis. Bila ya, hati-hati, mungkin Anda sedang terkena kista payudara.

Bukan kanker

Menurut Melvin J. Siverstein, MD, Direktur Lee Breast Center dari Norris Comprehensive Cancer Center, Los Angeles, Amerika Serikat, kista payudara tak berbeda dengan kista yang tumbuh di rahim. Umumnya berbentuk kantung bulat dan terasa kenyal seperti balon berisi cairan. Sesuai namanya, kista yang dalam istilah medis disebut fibrocystic disease of the breast ini muncul di dalam payudara.

Yang berisiko mengalami penyakit ini kebanyakan perempuan usia di atas 30 tahun. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan perempuan usia di bawah 30 tahun juga bisa mengalaminya.

Benjolan yang sifatnya jinak ini biasanya tidak akan tumbuh menjadi kanker. Meski begitu, tetap perlu diwaspadai. Pertama, kista ini tidak hanya muncul satu buah pada salah satu payudara, kadang juga bisa muncul hingga 17 benjolan dan terdapat di kedua belah payudara.

Kedua, kista payudara dapat terjadi berulang kali. Pengobatan memang tidak menjamin 100% dapat mengusir kista. Jadi, orang yang sudah pernah mengalami, tetap berisiko tinggi untuk menderita kista payudara kembali. Asalkan sifat kista tidak berubah menjadi ganas dan tidak terasa mengganggu, tidak akan menjadi masalah.

Tidak terasa

Wujud kista bervariasi, mulai yang sangat kecil hingga yang berdiamter 5 cm. Untuk kista yang terlalu kecil (mikrokista), sering tidak dapat dirasakan dengan tangan ketika melakukan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari). Cara untuk mengetahui keberadaan kista yang kecil ini dengan menjalani pemeriksaan medis seperti mamografi atau USG.

Namun, jika Anda memiliki keraguan apakah benjolan yang dirasakan itu kista atau malah tumor, pemeriksaan mamografi saja tidak cukup. Pasalnya, mamografi tidak dapat membedakan antara tumor yang merupakan benjolan padat dengan kista yang merupakan benjolan berisi cairan. Untuk itu, Anda perlu menemui ahli radiologi untuk biopsi (pengambilan sedikit jaringan untuk menentukan sifat benjolan dan penanganan yang tepat).

Sementara kista yang besar (makrokista) biasanya dapat dirasakan dengan tangan. Kista ini dapat tumbuh hingga diameter 5 cm. Jika ukurannya sudah besar, kista dapat menekan jaringan payudara hingga menyebabkan nyeri, rasa tidak nyaman, atau peradangan pada jaringan di sekitarnya.

Setiap perempuan memiliki toleransi rasa nyeri yang berbeda-beda. Ada yang langsung mengeluhkan nyeri di dada, namun tak sedikit yang tidak bisa merasakan gangguan tersebut. Rasa nyeri sendiri biasanya dirasakan karena kista berukuran besar atau jumlahnya lebih dari satu.

Ulah si hormon

Kista muncul karena hubungannya dengan respons jaringan payudara terhadap perubahan kadar estrogen yang terjadi setiap bulan selama masa reproduktif. Seperti kita ketahui setiap bulan selama siklus menstruasi, jaringan payudara membengkak.

Rangsangan hormon terhadap jaringan payudara ini menyebabkan payudara menahan air serta kelenjar susu dan salurannya melebar. Cairan inilah yang kemudian bisa berkumpul dan membentuk kista.

Pada saat menstruasi, payudara sendiri memang terasa membengkak, nyeri, dan memiliki benjolan. Setelah menstruasi, biasanya pembengkakan payudara berkurang, tidak lagi terlalu nyeri dan ada benjolan.

Nah, karena penyebabnya adalah hormon, kista dapat mengecil, bahkan hilang dengan sendirinya ketika seorang perempuan memasuki masa menopause. Namun, tak jarang pula kista malah bertambah besar meski sudah menopause.

Tak perlu operasi

Karena kehadiran kista payudara adalah ulah si hormon, umumnya tidak ada penanganan khusus, kecuali ukurannya besar dan menyebabkan rasa nyeri atau tidak nyaman. Pengobatan yang diberikan untuk mengurangi rasa nyeri adalah mengisap cairan kista dengan jarum. Tindakan ini biasanya dibantu hasil USG untuk menentukan letak kista.

Dalam menangani kista payudara, tindakan operasi memang jarang dilakukan. Namun jika cairan dalam kista mengandung darah, berwarna coklat atau keruh, atau kembali terkumpul dalam waktu 12 minggu setelah cairan diambil, seluruh kista harus dibuang melalui jalan pembedahan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadi keganasan pada dinding kista.

Itu sebabnya, penting untuk melakukan pemeriksaan lebih teliti lewat biopsi sebelum penyedotan cairan dilakukan. Dengan begitu, bisa diketahui apakah masih jinak atau sudah ganas. Jika ternyata sudah ganas, pengangkatan lewat pembedahan tadi sangat disarankan

 

7 Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom

7 Makanan Yang Dianjurkan Untuk Penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom

Berikut ini daftar makanan yang dianjurkan untuk penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom yaitu makanan yang banyak mengandung serat dan dianjurkan menjalani pola makan vegetarian.

Menu Vegetarian Untuk Pemula

  1. Mengganti camilan manis dengan buah segar

Salah satu hal yang menjadi masalah kebanyak orang saat merubah pola makanannya adalah merubah kebiasaan mengkonsumsi camilan. Untuk itu kami memberikan alternative makanan camilan sehat yang dapat anda konsumsi saat mencoba menjadi vegetarian. Makanan sehat itu adalah buah-buahan. Buah meengandung banyak manfaat untuk tubuh dan memberikan rasa kenyang pada perut sehingga keinginan anda untuk mengkonsumsi camilan lain akan ikut berkurang.

makanan yang dianjurkan untuk penderita kanker, tumor, miom, kista

Anda bisa membawa satu buah apel di dalam tas sebagai camilan saat rasa lapar tiba di luar jam makan. Selain apel buah lain yang mudah dibawa dan dapat langsung dikonsumsi lainnya seperti, pear, jeruk, dan pisang juga bisa menjadi pilihan tepat untuk mengganti camilan anda dengan makanan vegetarian. Selain sebagai makanan vegetarian Buah Untuk Dietjuga memiliki banyak manfaat.

  1. Mengganti sumber protein dari daging merah dengan kacang-kacangan

Salah satu hal yang paling membedakan antara vegetarian dengan yang bukan vegetarian adalah tidak mengkonsumsi daging merah. Daging merah merupakan daging yang berasal dari hewan ternak besar seperti sapi dan kambing. Daging-daging itu biasanya dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan protein harian tubuh.

Namun jika anda menjadi vegetarian anda harus membiasakan mengganti makanan tinggi protein itu dengan makanan tinggi protein lainnya seperti kacang kedelai dan kacang polong. Menu vegetarian pemula itu cukup mudah ditemui diberbagai supermarket atau pun pasar tradisional. Manfaat kacang kedelai bisa anda dapatkan dari makanan olahan berbahan dasar kedelai seperti tempe, tahu, dan kecap.

  1. Perbanyak konsumsi sayuran

Menu vegetarian pemula selanjutnya adalah sayuran. Anda bisa memulai membiasakan mengkonsumsi sayuran dengan memilih menu berbahan dasar sayuran saat makan diluar. Anda juga bisa mengurangi porsi nasi putih dan menggantinya dengan sayuran baik berbentuk lalapan ataupun sayur matang. Sayuran Untuk Diet juga sangat baik karena mengandung banyak serat dan vitamin yang baik untuk melancarkan sistem pencernaan.

Sedangkan saat di rumah anda juga bisa menyimpan atau menyetok sayuran segar di dalam kulkas. Anda dapat memilih sayuran organic yang lebih sehat dan memiliki waktu simpan lebih lama. Sayuran tersebut dapat menjadi Menu Dan Resep Masakan Vegetarian untuk diet yang enak dan mudah dibuat.

  1. Konsumsi umbi-umbian

Umbi-umbian seperti kentang, singkong, dan ubi cilembu merupakan Makanan Pengganti Nasi yang baik saat diet. Makanan itu juga bisa menjadi menu vegetarian pemula. Umbi-umbian cenderung mudah ditemui dan harganya relative murah. Cara memasak umbi-umbian juga sangat sederhana yaitu hanya direbus atau dikukus.

  1. Gandum

Pilihan menu vegetarian pemula selanjutnya adalah gandum. Anda bisa menikmati gandum yang sudah diolah menjadi roti ataupun kue lainnya. Khasiat Roti Gandum Untuk Diet juga sangat banyak salah satunya adalah tinggi serat dan mampu mengikat lemak di dalam tubuh.

  1. Alpukat

Alpukat merupakan jenis buah yang kaya akan lemak baik untuk tubuh. Penggemar alpukat belakangan ini semakin meningkat. Walaupun bukan buah asli Indonesia, masyarakat Indonesia banyak sekali yang menggemari buah berdaging lembut ini. Biasanya alpukat dikonsumsi sebagai minuman segar dengan campuran es dan susu kental manis.

Namun hal itu justru dapat menurunkan khasiat alpukat untuk diet. Karenanya alpukat paling baik dikonsumsi langsung tanpa penambahan bahan makanan lain sepeti susu, coklat ataupun gula.

  1. Jamur sebagai pengganti daging

Selain kacang-kacangan, jamur juga baik dikonsumsi sebaagi menu vegetarian pemula. Jamur dapat diolah menjadi berbagai masakan seperti masakan berbahan dasar daging. Jamur juga memiliki kestur yang mirip dengan daging. Beberapa restoran vegetarian juga mengganti menu masakan daging dengan menu masakan jamur yang nikmat dan tetap sehat.

Itulah tujuh menu untuk menjadi vegetarian pemula. Anda bisa memilih satu atau dua dari menu diatas sebagai makanan utama setiap hari. Semua makanan itu juga cocok dijadikan makanan saat diet vegetarian.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

Klik lsyindonesia.com untuk info produk, pemesanan CS SMS/WA: 0896-6631-0260  (Klik Langsung Ke WA)

8 Gejala Kanker Payudara yang akan Dirasakan Penderita?

8 Gejala Kanker Payudara yang akan Dirasakan Penderita?

8 Gejala Kanker Payudara yang akan Dirasakan Penderita? 1Cukup banyak penyakit jenia penyakit kanker yang menyerang manusia, seperti kanker serviks, kanker usus, kanker hati, kanker payudara, dan lain sebagainya. Tapi yang paling menjadi momok bagi wanita adalah kanker payudara. Banyak wanita yang berhati-hati dan semaksimal mungkin menghindari penyakit ini.

Kanker payudara bisa diobati apabila penderita masih dalam tingkat stadium awal. Tapi akan sulit ditangani apabila penderita baru menyadari setelah mengalami kondisi tubuh yang parah. Ini dikarenakan sel-sel kanker sudah menyebar dan perlu bebeapa tahap pengobatan yag memakan waktu dan biaya. Meskipun tahu akan bahaya kanker payudara, banyak wanita yang baru menyadari saat memasuki stadium akhir. Untuk itu artikel ini akan menjelaskan gejala-gejala yang dirasakan penderita kanker payudara.

Gejala Awal

Gejala awal yang akan dirasakan penderita kanker payudara adalah adanya benjolan. Benjolan ini berukuran 2 cm atau lebih kecil. Tapi bila diperhatikan, benjolan tersebut bukanlah bagian dari siklus menstruasi. Apabila dirasakan, benjolan ini berbeda dari jaringan payudara lain yang ada disekelilingnya. Ciri-cirinya memiliki pinggiran yang tidak beraturan dan tidak terasa nyeri bila disentuh. Hal ini masih sering diabaikan oleh penderita dan menganggap benjolan tersebut hanya bagian dari jaringan payudara biasa.

Pada Stadium Awal

            Pada stadium ini, penderita baru mulai merasa aneh pada bagian payudara mereka. Rasa nyeri sudah terasa karena benjolan semakin membesar. Apabila mendorong benjolan dengan jari, maka benjolan akan bergerak pula. Benjolan tersebut akan mudah bergerak di bawah kulit.

Pada Stadium Lanjut

            Selain rasa nyeri yang berkelanjutan, pada stadium inin benjolan kanker akan melekat pada dinding dada atau kulit di sekitarnya. Benjolan akan terus berkembang sehingga membengkak. Dimungkinkan pula membentuk luka atau borok pada kulit payudara. Bahkan terkadang, kulit di atas daerah benjolan tampak seperti kulit jeruk dan mengkerut. Borok akan terus menyebar hingga menghancurkan payudara. Bagi wanita yang sudah sampai tahap ini, akan mengalami penurunan berat badan secara drastis. Rasa nyeri pun akan terasa hingga tulang dan terjadi ulserasi kulit atau pembengkakan lengan.

Gejala Lain yang Bisa Saja Terjadi

            Wanita penderita kanker payudara harus mewaspadai perubahan-perubahan yang terjadi pada payudara sejak awal. Ini karena sel kanker akan terus berkembang bila dibiarkan. Hingga lama kelamaan akan memakan sel-sel baik dan menggerogoti jaringan secara perlahan.

Perubahan ukuran payudara perlu diwaspadai bagi penderita kanker payudara. Benjolan yang terbentuk dapat merubah bentuk payudara. Ini bisa diliat ketika bercermin. Bisa juga dengan membandingkan antara bentuk payudara kanan dan payudara kiri.

Warna dari payudara yang terserang kanker akan tampak kemerah-merahan sebagai bentuk rasa nyeri dari dalam kulit karena benjolan. Perubahan warna tersebut disertai dengan tekstur payudara menjadi kasar dan nampak kusam. Itu juga akan terjadi pada puting susu dan daerah warna coklat yang mengelilngi.

Kulit di sekitar puting susu berubah menjadi bersisik. Tak jarang penderita akan mendapati puting susu terasa gatal. Selain itu, puting juga akan tertarik ke dalam. Tak cukup sampai disitu saja, suatu cairan abnormal akan muncul secara tiba-tiba dari puting susu. Biasanya cairan tersebut adalah darah merah. Tapi sering juga ditemukan cairan terbut berwarna kuning hingga hijau. Bahkan sampai keluar nanah.

Apabila sudah parah, akan terjadi benjolan massa di ketiak. Pembesaran oleh kelenjar getah bening di ketiak akan timbul bila kanker sudah mulai menggerogoti sel-sel payudara lain. Kelenjar membengkak pada lengan dilanjutkan dengan kanker yang mulai menyerang sel-sel tubuh lain.

Gejala selanjutnya, penderita akan merasa mual dan kehilangan selera makan. Bahkan yang sering terjadi adalah penderita selalu memuntahkan makanannya. Inilah yang menyebabkan para penderita kanker kehilangan berat badan ekstrim. Itu menyebabkan penderita harus mendapatkan asupan makanan dengan cara lain, misalnya memasang infus atau alat bantuan agar makanan masuk ke dalam tubuh.

Penumpukan cairan di sekitar paru-paru menyebabkan penderita sesak napas dan batuk. Cairan tersebut sangat berbahaya apabila sampai masuk ke dalam paru-paru. Berbagai macam komplikasi akan dialami penderita. Untuk itu, perlu ada tindakan untuk segera mengeluarkan cairan tersebut.

Penderita akan mengalami sakit kuning. Hal tersebut ditandai dengan kulit berubah kekuningan. Area putih mata juga menunjukkan warna yang sama. Perubahan pada mata tersebut menyebabkan penglhatan kabur pada penderita. Warna urine yang semula berwarna bening atau kuning jernih, berubah menjadi kuning keruh.

Nyeri tulang yang dirasakan terasa menusuk mengakibatkan penderita mengalami kelemahan otot. Tak jarang penderita akan merasa kesakitan ketiika bergerak sedikit. Ini membuat penderita tidak bisa melakukan apapun.

Kanker payudara yang merupakan tumor ganas ini bisa terdeteksi secara dini apabila selalu memperhatikan perubahan pada payudara. Apabila mendapati gejala abnormal, segera periksa ke dokter untuk mencegah penyakit tersebut.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

10 Faktor Penyebab Seseorang Bisa Terjangkit Kanker Payudara

10 Faktor Penyebab Seseorang Bisa Terjangkit Kanker Payudara

Kanker payudara menjadi momok terbesar bagi wanita, selain kanker serviks. Tidak hanya berbahaya, tapi juga bisa menyebabkan kematian pada penderita apabila tidak segera ditangani. Jenis kanker ini merupakan salah satu penyebab kematian terbesar wanita di dunia, termasuk Indonesia. Meskipun sebagian besar yang diserang adalah kaum wanita, tidak menutup kemungkiinan juga menyerang kaum laki-laki. Tapi, kemungkinan tersebut sangat kecil dengan perbandingan 1:1.000.

Banyak wanita yang mengetahui penyakit mematikan ini, tapi tidak banyak yang tahu penyebabnya. Sehingga banyak wanita yang ketakutan apabila ada bagian payudara yang terasa sakit atau nyeri. Pengetahuan yang kurang mengenai faktor penyebab terjangkitnya kanker payudara bisa merepotkan diri sendiri. Untuk itu, akan dibahas apa saja penyebab kanker payudara di bawah ini.

10 Faktor Penyebab Seseorang Bisa Terjangkit Kanker Payudara 2

Riwayat Keluarga dan Genetik

            Setiap keluarga memiliki faktor genetic yang diturunkan pada generasi setelahnya. Suatu penelitian genetik menemukan bahwa kanker payudara memiliki hubungan dengan gen tertentu. Apabila ditemukan suatu gen suseptibilitas kanker payudara yang disebut BRCA 1, maka kemungkinan terserang kanker payudara adalah 60% pada usia 50 tahun dan 85% pada usia 70 tahun.

Maka dari itu riwayat keluarga menjadi komponen penting saat dilakukan screening pada penderita. Terlebih lagi seorang ibu, saudara perempuan atau anaknya yang terserang kanker memiliki kemungkinan resiko tiga kali lebih besar.

Faktor Reproduksi

            Beberapa karakteristik reproduktif yang meningkatkan resiko kanker payudara adalah menarche pada usia dini, nuliparitas, kehamilan pertama terjadi saat usia sudah tua dan telat masa menopause.

Obesitas

            Sejauh ini sudah banyak penelitian dari berbagai belahan dunia mengkaitkan antara berat badan dengan munculnya kanker payudara. Hingga didapati hubungan antara berat badan dan bentuk tubuh mempengaruhi tumbuhnya kanker pada payudara wanita, terutama pada wanita pasca menopause. Diet yang salah juga bisa jadi penyebab keganasan penyakit ini.

Penggunaan Obat Hormon dan Terapi

            Penggunaan obat hormon seperti pil KB, memiliki peningkatan resiko terhadap kanker. Tapi peningkatan resiko ini tergolong rendah karena bersifat sementara. Resiko kanker akan hilang setelah berhenti mengkonsumsi selama 10 tahun.

Sedangkan penggunaan hormon esterogen yang biasanya dipakai para pengguna terapi esterogen replacement, dapat meningkatkan resiko kanker payudara sebelum menopause tiba. Hormon ini tidak boleh digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama apabila tidak ingin meningkatkan resiko kanker meskipun dinyatakan pada suatu metaanalisis tidak berdampak pada pengunaan oral.

Pernah Terjangkit Kanker Payudara

            Setelah payudara yang terkena kanker diangkat, bukan berarti penyakit sudah teratasi. Kenyataannya payudara sebelahnya bisa jadi terserang kanker meskipun sebelumnya dinyatakan sehat. Apalagi wanita yang pernah terkena kanker invasive atau kanker in situ memiliki resiko tinggi terserang kanker payudara.

Bertambahnya Usia

            Salah satu resiko yang meningkatkan kanker payudara adalah faktor bertambahnya usia. Diperkirakan 60% kanker menyerang saat usia 60 tahun keatas. Resiko paling besar ditemukan pada wanita berusia mulai dari 75 tahun. Tapi, baru-baru ini juga ditemukan wanita dalam masa subur terserang kanker payudara.

Mengkonsumsi Alkohol

            Mengkonsumsi alkohol tidak dianjurkan bagi siapapun. Wanita yang suka mengkonsumsi minuman beralkohol lebih beresiko terserang kanker payudara daripada yang tidak pernah minum alkohol. Selain kanker payudara, alkohol juga sering dikaitkan menjadi penyebab penyakit berbahaya lain.

Paparan Radiasi

            Radiasi yang terpapar, terutama pada suatu alat bisa menyebabkan tumbuhnya sel kanker payudara. Terutama jika radiasi tersebut dipaparkan pada bagian dada saat anak-anak. Dan akhir-akhir ini radiasi sering digunakan untuk perawatan kecantikan. Jika hal tersebut dilakukan terus-menerus maka resiko kanker payudara juga semakin besar.

Menunda Kehamilan dan Menyusui

            Tidak hanya di luar negeri, di Indonesia sendiri pun banyak wanita yang memilih menunda kehamilan meskipun telah menikah. Kebanyakan hal ini dilakukan karena beberapa faktor, misalnya masalah keluarga, penghasilan suami yang tidak cukup, mengejar karir bahkan mungkin ketakutan memiliki anak. Ternyata menunda kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan payudara di kemudian hari. Wanita yang belum pernah merasakan kehamilan diusia lebih dari 30 tahun maupun belum pernah melahirkan beresiko lebih besar terserang kanker payudara.

Begitu pula dengan menyusui. Sudah wajar bila wanita yang melahirkan menyusui anaknya. Penyakit kanker payudara akan lebih beresiko kepada wanita yang tidak pernah menyusui sama sekali daripada yang pernah menyusui satu anak atau lebih.

 Sel-Sel Payudara yang Abnormal

            Meski kasus sel payudara yang abnormal yang menjadi penyebab kanker payudara jarang ditemukan, tapi wanita perlu berhati-hati. Ini karena sel-sel abnormal tersebut bisa jadi terdapat pada payudara wanita non-kanker. Kondisi sel abnormal ini apabila dibiarkan, lambat laun bisa menimbulkan kanker. untuk itu wanita dengan kondisi ini harus rutin memeriksakan diri. Ketidaknormalan pada sel-sel payudara ini biasa disebut dengan hyperplasia.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penyebab kanker payudara yang bisa menyerang wanita. Setidaknya hal tersebut membuat wanita lebih berhati-hati terhadap kesehatan payudaranya dan menjaga pola hidup sehat.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom

Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom

Berikut ini daftar makanan yang dilarang untuk penderita kanker, tumor, kista, miom dan endometriosis. Daftar makanan ini berlaku untuk semua jenis kanker, tumor, kista, miom dimanapun letaknya, yaitu:

  • Kanker Payudara
  • Kanker Serviks
  • Kanker Usus atau Lambung
  • Kanker Darah atau Leukimia
  • Kanker Kulit atau Melanoma
  • Kanker Hati
  • Kanker Lidah
  • Kanker Mulut
  • Kanker Mata
  • Kanker Otak
  • Kanker Tiroid
  • Kanker Kelenjar Getah Bening

Jenis tumor berdasarkan letaknya:

  • Lipoma, jenis tumor jinak yang paling umum ini ditemukan. Lipoma biasanya tumbuh di sel-sel lemak tubuh. Mereka sering ditemukan di punggung, bahu, lengan, atau leher. Lipoma bisa dikenali dari ciri-cirinya seperti berbentuk bulat, permukaannya halus, dan dapat digerakkan sedikit di bawah kulit. Pengobatan dengan steroid atau dengan pembedahan mungkin dilakukan apabila lipoma tumbuh terlalu cepat atau mulai muncul rasa nyeri.
  • Nevi, dikenal juga sebagai tahi lalat dan sangat umum terbentuk di kulit. Warnanya mulai dari merah muda dan kecokelatan, hingga cokelat atau hitam. Namun, hati-hati jika tahi lalat yang ada di kulit Anda terlihat berbeda dari biasanya (berubah bentuk, ukuran, dan warna, batas tahi lalat tidak tegas/rata, tahi lalat terasa gatal atau mulai berdarah). Tahi lalat dengan kondisi seperti ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk berkembang menjadi kanker kulit melanoma.
  • Fibroid atau fibroma, tumbuh di jaringan fibrosa pada organ. Tumor jinak jenis ini paling umum muncul di rahim hingga dikenal sebagai fibroid rahim. Meskipun tidak berbahaya, fibroid rahim dapat menyebabkan perdarahan vagina hebat, gangguan berkemih, serta nyeri pinggul.
  • Adenoma, tumor yang terbentuk di jaringan epitel yang melapisi kelenjar. Jenis tumor jinak adenoma yang paling sering terjadi adalah polip di usus besar, namun tidak menutup kemungkinan juga tumbuh di hati, kelenjar adrenal, kelenjar pituitari (di bawah otak), atau kelenjar tiroid. Tindakan pembedahan mungkin diperlukan pada beberapa kasus.
  • Mioma, jenis tumor yang tumbuh di otot. Mioma juga bisa tumbuh di otot polos rahim atau dinding pembuluh darah. Untuk menyembuhkan tumor jinak jenis ini, bisa dilakukan operasi atau penyusutan dengan obat-obatan.
  • Hemangioma, penumpukan sel-sel pembuluh darah di kulit atau organ internal. Umumnya, hemangioma muncul sebagai tanda lahir yang berwarna merah atau kebiruan.
  • Meningioma, tumor jinak yang berkembang di membran yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Pengobatannya bervariasi tergantung pada lokasi dan gejala yang ditimbulkan.
  • Neuroma, tumor jinak yang tumbuh di saraf. Jenis tumor ini biasanya bisa diobati dengan prosedur
  • Osteokondroma, tumor tulang jinak yang biasanya muncul dengan ciri-ciri benjolan di daerah sendi (contohnya lutut atau bahu). Pembedahan mungkin diperlukan jika tumor jinak ini menyebabkan gejala seperti nyeri atau tekanan pada saraf atau pembuluh darah.
  • Papiloma, tumor jinak yang tumbuh di jaringan epitel pada kulit, leher rahim, saluran payudara, atau selaput lendir yang menutupi bagian dalam kelopak mata (konjungtiva). Tumor ini bisa disebabkan oleh kontak langsung dengan infeksi seperti human papillomavirus (HPV). Pada beberapa kasus mungkin dilakukan pembedahan untuk menyingkirkan kemungkinan terjadinya kanker.

Jenis kista berdasarkan letaknya:

  • Kista Folikel atau Folikuler
  • Kista Korpus Luteum
  • Kista Denoma
  • Kista Dermoid
  • Kista Endometrioma
  • Kista Policistic Ovarian Desease
  • Kista Hemorrhagic
  • Kista Epidermoid
  • Kista Sebaceaous
  • Kista Ganglion
  • Kista Baker’s
  • Kista Ovarium
  • Kista Payudara
  • Kista Vagina (kista Bartholin’s)
  • Kista serviks (kista Nabothian)
  • Kista Ginjal (kista solitary)
  • Kista Hati

Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Kanker, Tumor, Kista, Miom

  1. Makanan Berlemak
    Hindari makanan yang banyak mengandung lemak (kolesterol) seperti daging merah, jeroan.
  2. Makanan Yang Mengandung Bahan Kimia
    Hindari makanan yang banyak mengandung bahan kimia seperti pengawet, pewarna makanan, perasa
  3. Makanan Hewani
    Kurangi makanan yang berasal dari protein hewani seperti (daging, susu, telur, keju, mentega)
  4. Seafood
    Hindari makan seafood seperti cumi, udang, kepiting, kerang
  5. Ikan Air Asin
    Hindari semua ikan air asin kecuali ikan tuna, ikan salmon, ikan tenggiri, ikan kembung
  6. Ikan Air Tawar
    Hindari makan ikan air tawar terutama ikan lele, ikan patin, belut

Sangat dianjurkan menjalani pola makan Vegetarian, namun tentunya agak sulit apabila berubah langsung 100%, dapat bertahap untuk menjalani pola makan vegetarian nya. Apabila belum bisa meninggalkan semuanya, minimal kurangi dulu porsinya, dapat juga mengatur jadwal makan nya tidak terlalu sering melanggar daftar makanan ini.

Demikian informasi singkat dan padat mengenai makanan yang dilarang untuk penderita kanker, tumor, miom, kista, semoga bermanfaat dan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan bagi mereka yang menderita kanker, tumor, miom, kista.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

Ini Dia Obat Alami Kanker Payudara Yg Ampuh

Ini Dia Obat Alami Kanker Payudara Yg Ampuh

Ini dia obat alami kanker payudara yg ampuh dapat membersihkan sel-sel kanker hingga tuntas tanpa bekas sampai ke akarnya, obat alami kanker payudara ini telah diuji di laboratorium perguruan tinggi negeri terakreditasi dan hasil pengujiannya terbukti mampu menekan pertumbuhan sel kanker payudara. Obat herbal ini dapat digunakan untuk semua penderita kanker dari berbagai macam stadiumnya mulai dari kanker payudara stadium awal, 1, 2, 3, 4, hingga stadium akhir.

Banyak sekali testimoni maupun kesaksian dari penggunaan Ling Shen Yao sebagai obat alami kanker payudara yg ampuh, dan saking banyaknya testimoni kisah sukses penderita kanker dari berbagai macam letak dan stadiumnya kami rangkum dalam file yang  dapat Anda download untuk Anda baca saat waktu luang, baik melalui HP atau melalui PC/Laptop.

Harapan baru bagi penderita kanker yang takut untuk menjalani kemoterapi atau terapi radiasi lain nya dapat menjalani terapinya dengan obat tradisional kanker payudara ini. Keampuhan obat alami kanker payudara ini telah di uji di laboratorium perguruan tinggi negeri terakreditasi di Bandung.

Pengujian Terhadap Obat Herbal Kanker Payudara

LING SHEN YAO TELAH TERUJI SECARA ILMIAH

Ling Shen Yao telah teruji terhadap sel kanker secara in vitro di Departemen Farmasi ITB, sebagai berikut:

  1. Uji Sel Kanker Ovarium (Sel SK-OV)*
  2. Uji Sel Kanker Payudara (T47D)*

Hasilnya menunjukkan bahwa Ling Shen Yao menghambat dan menekan perkembangan sel kanker.

Uji Immunostimulasi**

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ling Shen Yao bermanfaat sebagai pengobatan terhadap kanker dan tumor, serta meningkatkan imunitas dan membantu menormalisasi metabolism tubuh.

Sumber:

*A.A. Soemardji, Tan, M.I., (2003), Laporan Penelitian: Pengaruh Tablet Jamu “Ling Shen Yao” terhadapt Sel Kanker Payudara dan Ovarium, Departemen Farmasi FMIPA ITB)

** Iwo, M.I., A.A. Soemardji., (2003), Laporan Penelitian: Uji Efek Imunostimulasi Tablet “Ling Shen Yao”, PT. Tiga Puspa, Departemen Farmasi FMIPA ITB.

Dan Hasil pengujian nya semua menunjukkan hasil positif membantu menekan sekaligus membasmi sel-sel kanker payudara secara alami, tanpa membunuh sel-sel baik yang ada di dalam tubuh pasien. Hal ini benar-benar hasil pengujian lab yang dapat dipertanggung jawabkan keampuhan dan kemanjuran obat herbal kanker payudara ini, terbukti dari banyaknya kasus pasien kanker yang terbantu dengan menjalani terapi menggunakan obat alami kanker payudara yg ampuh Ling Shen Yao ini.

Ling Shen Yao dapat dibilang merupakan obat herbal untuk kanker payudara yang paling ampuh namun belum banyak diketahui orang (silakan merujuk pada testimoni yang dapat Anda download, linknya ada diatas)

Ling Shen Yao dibuat dari tanaman obat berkhasiat yang dapat membunuh sel kanker hingga tuntas sampai ke akarnya yang terdiri dari jamu-jamuran dan ginseng.

Komposisi Lengkap Obat Herbal Kanker Payudara Ling Shen Yao:

  • Radix pseudoginseng                     10.00 mg
  • Ligusticum walichii                          18.75 mg
  • Ophiopogonis japonicus                57.50 mg
  • Ganoderma lucidum                       18.75 mg
  • Lain-lain                                               20.00 mg

Berapa harga Ling Shen Yao obat alami untuk kanker payudara?

Obat Alami Kanker Payudara Yg Ampuh

Obat herbal kanker payudara Ling Shen Yao Tablet:

NO, POM TR. 033-522 281

Harga: Rp. 340.000/Botol isi 40 tablet (untuk pemakaian 3 hari)

DOSIS PEMAKAIAN Ling Shen Yao Tablet

Pengobatan:

– Dewasa : 2 x 4 s.d. 4 x 4 tablet/hari
– Anak-anak : 2 x 4 tablet/hari

Pemeliharaan : 2×2 tablet/hari

 


obat untuk kanker payudara Ling Shen Yao SerbukObat untuk kanker payudara Ling Shen Yao Serbuk:

NO POM TR 023 216 331

Harga: Rp. 570.000/Box isi 10 sachet (untuk pemakaian 10 hari)

DOSIS PEMAKAIAN Ling Shen Yao Serbuk

Pengobatan:
– Dewasa : 1 s.d. 2 sachet /hari
– Anak-anak : ½ sachet/hari

Pemeliharaan : ½ sachet/hari

Info Dan Pemesanan :
WA: 089-666-310-260
Klik tombol di bawah untuk pesan melalui WhatsApp secara otomatis

pesan ling shen yao obat herbal untuk kanker payudara

Semoga Ling Shen Yao sebagai obat alami kanker payudara yg ampuh dapat menjadi jalan kesembuhan untuk Anda kembali normal seperti sedia kala. Aamiin

Obat Herbal Untuk Kanker Payudara Ini Banyak Membantu Puluhan Pasien

Obat Herbal Untuk Kanker Payudara Ini Banyak Membantu Puluhan Pasien

Obat herbal kanker payudara ini banyak membantu puluhan pasien penderita kanker payudara tanpa operasi mulai dari stadium awal, 1, 2, 3, 4, hingga stadium lanjut. Dapat dibilang obat herbal tradisional ini dapat membantu pasien penderita kanker dimanapun letaknya hingga tuntas tanpa bekas, saking banyaknya testimoni kisah sukses penderita kanker dari berbagai macam letak dan stadiumnya kami rangkum dalam file yang  dapat Anda download untuk Anda baca saat waktu luang, baik melalui HP atau melalui PC/Laptop.

Harapan baru bagi penderita kanker yang takut untuk menjalani kemoterapi atau terapi radiasi lain nya dapat menjalani terapinya dengan obat tradisional kanker payudara ini. Keampuhan obat alami kanker payudara ini telah di uji di laboratorium perguruan tinggi negeri terakreditasi di Bandung.

Pengujian Terhadap Obat Herbal Kanker Payudara

Jenis uji yang dilakukan adalah:

  1. Uji Toksisitas Akut
  2. Uji Kanker Ovarium (Sel SK-OV)
  3. Uji Sel Kanker Payudara (T-47 D)
  4. Uji Immunostimulant

Dan Hasil pengujian nya semua menunjukkan hasil positif membantu menekan sekaligus membasmi sel-sel kanker payudara secara alami, tanpa membunuh sel-sel baik yang ada di dalam tubuh pasien. Hal ini benar-benar hasil pengujian lab yang dapat dipertanggung jawabkan keampuhan dan kemanjuran obat herbal kanker payudara ini, terbukti dari banyaknya kasus pasien kanker yang terbantu dengan menjalani terapi menggunakan obat herbal kanker payudara Ling Shen Yao ini.

Ling Shen Yao dapat dibilang merupakan obat herbal untuk kanker payudara yang paling ampuh namun belum banyak diketahui orang (silakan merujuk pada testimoni yang dapat Anda download, linknya ada diatas)

APA ITU LING SHEN YAO?

Pilihan Tepat Pengobatan Alternatif dan Komplementer, Terapi tanpa operasi, alami, aman, berkhasiat, berkualitas dan teregistrasi di BPOM adalah terapi yang dibutuhkan begitu banyak perempuan penderita Miom, Kista, Endometriosis, Kanker, Tumor.

Dan Ling Shen Yao menjawab semua kebutuhan itu.

PENGOBATAN TANPA OPERASI

  • Dengan metoda adaptogen, obat bekerja secara holistik menuntaskan Miom/Kista/Kanker hingga ke akaranya.
  • Selain sifatnya yang rekontruktif, obat herbal juga mampu menyembuhkan penyakt secara keseluruhan, bersifat kuratif.
  • Zat aktif pada obat herbal dapat membantu dalam perbaikan sel maupun jaringan rusak yang ada pada tubuh yang terserang penyakit.
  • Obat herbal Ling Shen Yao mampu memperbaiki fungsi organ tubuh yang mengalami kerusakan akibat penyakit.

TANPA EFEK SAMPING

KENAPA HARUS PAKAI LING SHEN YAO?

1. ALAMI

Terbuat dari 100% ekstrak herbal berkhasiat

Komposisi Ling Shen Yao:

  • Panax ginseng radix
  • Ganoderma lucidum
  • Ophiopogonis japonicas radix
  • Panax pseudoginsengn radix
  • Ligusticum walichii

Kandungan dalam obat herbal Ling Shen Yao memiliki sifat probiotik yang ramah terhadap segala jenis bakteri di dalam tubuh.
Tidak menyebabkan ketergantungan meskipun dikonsumsi dalam waktu yang lama.

2. AMAN TANPA EFEK SAMPING

Manfaat dan Keamanan Ling Shen Yao Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Telah diuji Pra Klinis di Lab. Perguruan Tinggi Negeri Terakreditasi.

  • Uji Toksisitas Akut
  • Uji Kanker Ovarium (Sel SK-OV)
  • Uji Sel Kanker Payudara (T-47 D)
  • Uji Immunostimulant

3. BERKHASIAT

  • Membantu menghambat dan menekan pertumbuhan sel kanker.
  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh (immunostimulant).
  • Melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri.
  • Membantu menormalisasi metabolisme tubuh.
  • Meredakan efek samping dari kemoterapi dan terapi radiasi lainnya.
  • Membantu mengatasi gangguan kehamilan.

4. BERKUALITAS

Produk Ling Shen Yao telah mendapatkan Sertifikat sebagai Obat Herbal Terstandar dari BPOM RI.

Proses pembuatan produk Ling Shen Yao telah memperoleh Sertifikat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Herbal yang Baik) dari BPOM RI.

  • Kualitas obat sudah memenuhi standar BPOM.
  • Proses pembuatan obat sudah memenuhi standar jaminan mutu yang diakui dunia.

Ket:

  • Sertifikat Obat Herbal Terstandar diberikan kepada obat tradisional yang diproduksi dengan teknologi maju dan higienis serta telah diuji secara ilmiah.
  • CPOTB (Cara Pembuatan Obat Herbal yang Baik) merupakan sertifikat yang dikeluarkan BPOM yang menyatakan seluruh aspek pembuatan obat tradisional telah memenuhi persyaratan kelayakan dasar untuk menerapkan sistem jaminan mutu yang diakui dunia internasional.

5. TEREGISTRASI

Ling Shen Yao Sudah Teregistrasi di BPOM

  • Serbuk NO POM TR 023 216 331
  • Tablet NO POM TR 033 522 281

Silakan Cek Testimoni Pemakai Ling Shen Yao untuk masing-masing kasus, seperti Tumor, Kanker, Kista, Miom, Endometriosis, dimanapun letaknya dapat dibantu dengan Ling Shen Yao

*Disclaimer: Hasil yang didapatkan mungkin berbeda-beda tergantung dari situasi tubuh masing-masing orang.

Testimoni Ling Shen Yao Obat Herbal Kanker Payudara

“Terbebas dari Kanker Payudara

Saat merayakan tahun baru 2001, tiba-tiba Netty merasakan denyutan di payudara kirinya. Semula ia pikir itu denyutan biasa. Makin hari, denyutan itu semakin menimbulkan rasa sakit. Ketika dia periksa ke dokter, dinyatakan hanya kelenjar biasa. Namun sebulan kemudian, denyutan itu kian meradang.

Diberi obat, namun rasa sakitnya tak hilang juga. Bahkan, selain rasa sakit tersebut mulai menjalar ke punggung dan lengan kiri, kaki kirinya pun mulai bengkak, lebam seperti orang mengidap sakit beri-beri. “Besar sekali, betis saya ukurannya hampir sama dengan ukuran paha,” kata Netty.

Kian hari kian menyiksa. Tidak berselera makan, suhu badannya tinggi dan jantungnya pun berdebar-debar. Menyadari kondisinya yang kian memburuk itu, bersama suaminya, pertengahan tahun 2001, Netty berobat ke Pekanbaru. Diagnosanya saat itu kanker payudara. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, dokter mengharuskan segera operasi pengangkatan benjolan di payudara tersebut. “Untuk operasi, terus terang saya takut, karena banyak kejadian, setelah operasi, kankernya malah lebih ganas,” kata Netty.

Netty memutuskan tidak jadi dioperasi. Sejak itulah ia melakukan berbagai pengobatan hingga ke Singapura namun belum juga membuahkan hasil. Siang malam Netty meradang menahan sakit. Selain bobot tubuhnya turun karena tidak berselera makan, rambutnya pun mulai rontok, karena sakit kepala yang berkepanjangan. Berbagai pengobatan alternatif juga telah dia upayakan, juga tidak membuahkan hasil. Malahan, rasa sakit yang sebelumnya cuma menyerang bagian kiri, telah menjalar ke bagian kanan.

“Di payudara kanan saya pun telah tumbuh pula benjolan baru. Rasa sakitnya pun menjalar ke punggung belakang, lengan hingga ke kaki. Kedua kaki saya pun akhirnya bengkak pula. Saat itulah, saya benar-benar membayangkan tidak akan berumur panjang,” kata Netty.

Pada masa-masa puncak menahan sakit itulah anak keduanya, membaca artikel tentang Ling Shen Yao di sebuah tabloid wanita. ”Langsung saya coba. Alhamdulillah, hanya dalam waktu tiga hari, langsung ada perubahan terhadap fisik saya. Rasa sakitnya mulai berkurang. Pikiran mulai tenang, makan mulai mau dan saya pun tidak gelisah lagi. Khasiat nyata makin terasa, setelah dua minggu. Selain bengkak di kedua kaki sudah menyusut, sakit kepala pun hilang. Suhu badan tidak tinggi lagi, bahkan jantung saya pun tidak berdebar-debar lagi. Sejak itulah, kian waktu saya rasakan tubuh saya kian sehat. Percaya diri saya pun pulih kembali,” kata Netty.

Walau baru enam bulan ia mengkonsumsi Ling Shen Yao, dia merasakan badannya sudah benar-benar sehat, terbukti benjolan di kedua payudaranya sudah mengecil. Netty tetap terus mengkonsumsi serbuk tersebut. ”Makin lama, benjolannya makin kecil dan akhirnya hilang sama sekali. Terakhir awal Januari 2003 lalu, saya kontrol ke  Malaysia. Dokter yang memeriksa saya memastikan, bahwa tidak ada kanker lagi di kedua payudara saya, bahkan seluruh tubuh saya pun dia pastikan bebas dari kanker. Saya bersyukur Alhamdulillah, atas kesembuhan itu,” kata Netty.

Apabila Testimoni Diatas Masih Kurang Silakan Download Testimoni Lainnya:

*Disclaimer: Hasil yang didapatkan mungkin berbeda-beda tergantung dari situasi tubuh masing-masing orang.

LING SHEN YAO TELAH TERUJI SECARA ILMIAH

Ling Shen Yao telah teruji terhadap sel kanker secara in vitro di Departemen Farmasi ITB, sebagai berikut:

  • Uji Sel Kanker Ovarium (Sel SK-OV)*
  • Uji Sel Kanker Payudara (T47D)*

Hasilnya menunjukkan bahwa Ling Shen Yao menghambat dan menekan perkembangan sel kanker.

Uji Immunostimulasi**

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ling Shen Yao bermanfaat sebagai pengobatan terhadap kanker dan tumor, serta meningkatkan imunitas dan membantu menormalisasi metabolism tubuh.

Sumber:

  • *A.A. Soemardji, Tan, M.I., (2003), Laporan Penelitian: Pengaruh Tablet Jamu “Ling Shen Yao” terhadapt Sel Kanker Payudara dan Ovarium, Departemen Farmasi FMIPA ITB)
  • ** Iwo, M.I., A.A. Soemardji., (2003), Laporan Penelitian: Uji Efek Imunostimulasi Tablet “Ling Shen Yao”, PT. Tiga Puspa, Departemen Farmasi FMIPA ITB.

MANFAAT LING SHEN YAO

Ling Shen Yao bermanfaat sebagai pengobatan berbagai jenis penyakit kanker, kista, mioma dan Tumor, hepatitis (gangguan hati), gangguan organ tubuh lainnya, meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu menormalisasi metabolisme tubuh.

Ling Shen Yao dapat dikombinasikan dengan Kemoterapi, Penyinaran, Operasi dan Pengobatan Medis lainnya serta pengobatan altenatif seperti akupunktur dan obat tradisional lainnya.

Ling Shen Yao digunakan 2 jam sebelum kemoterapi, bermanfaat untuk meredakan efek samping dari kemoterapi.

Apabila dikombinasikan dengan pengobatan medis atau alternatif lainnya, Ling Shen Yao digunakan 2 jam sebelum atau sesudah penggunaan yang lainnya.

Berapa harga Ling Shen Yao obat alami untuk kanker payudara?

ling shen yao obat herbal kanker payudara

Obat herbal kanker payudara Ling Shen Yao Tablet:

NO, POM TR. 033-522 281

Harga: Rp. 340.000/Botol isi 40 tablet (untuk pemakaian 3 hari)

DOSIS PEMAKAIAN Ling Shen Yao Tablet

Pengobatan:

– Dewasa : 2 x 4 s.d. 4 x 4 tablet/hari
– Anak-anak : 2 x 4 tablet/hari

Pemeliharaan : 2×2 tablet/hari

 


obat untuk kanker payudara Ling Shen Yao SerbukObat untuk kanker payudara Ling Shen Yao Serbuk:

NO POM TR 023 216 331

Harga: Rp. 570.000/Box isi 10 sachet (untuk pemakaian 10 hari)

DOSIS PEMAKAIAN Ling Shen Yao Serbuk

Pengobatan:
– Dewasa : 1 s.d. 2 sachet /hari
– Anak-anak : ½ sachet/hari

Pemeliharaan : ½ sachet/hari

Info Dan Pemesanan:
WA: 089-666-310-260
Klik tombol di bawah untuk pesan melalui WhatsApp secara otomatis

pesan ling shen yao obat herbal untuk kanker payudara
11 Jenis Makanan yang Dilarang Karena Menyebabkan Berkembangnya Sel Kanker Payudara

11 Jenis Makanan yang Dilarang Karena Menyebabkan Berkembangnya Sel Kanker Payudara

11 Jenis Makanan yang Dilarang Karena Menyebabkan Berkembangnya Sel Kanker Payudara 313 Jenis Makanan yang Dilarang Karena Menyebabkan Berkembangnya Sel Kanker Payudara, Hal yang perlu menjadi perhatian bagi orang normal maupun penderita kanker payudara adalah asupan makanan sehari-hari. Sudah jelas bila penderita kanker payudara mendapat pengawasan dari dokter untuk melakukan perawatan dan memperhatikan nutrisi yang dibutuhkan pasien agar tidak semakin parah. Sedangkan untuk orang normal menjaga pola hidup sehat sangat diperlukan untuk mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Berikut ini akan dibahas makanan apa saja yang dilarang dan berbahaya dikonsumsi secara berkelanjutan.

Buah Berpestisida

            Pestisida yang biasa dipakai pada pertanian atau perkebunan saat ini lebih banyak menggunakan bahan kimia. Tujuannya adalah agar buah tidak terserang hama dan lebih tahan lama. Zat racun yang dikandung pestisida dapat menngkatkan kerja sel-sel kanker payudara apabila masuk ke dalam tubuh. Hal tersebut dapat dicegah dengan membeli buah dengan kandungan yang baik dan berlabel organik. Jangan lupa untuk selalu mencuci buah yang dibeli.

Sayuran Tauge, Kangkung, dan Sawi

            Terdapat sayuran yang menjadi pantangan dikonsumsi oleh penderita kanker payudara, antara lain tauge, kangkung dan sawi. Meski sayuran-sayuran tersebut memiliki banyak manfaat tak terduga, namun memiliki sifat yang tidak disukai oleh orang yang menjalani perawatan kanker. Tauge sendiri mengandung zat yang malah menyebabkan semakin berkembangnya sel kanker payudara. Sementara kangkung dan sawi dapat mengurangi atau memperlambat kinerja obat selama perawatan.

Ikan Salmon dari Peternakan

            Ikan Salmon memiliki kandungan gizi yang perlukan oleh semua kalangan, baik tu anak-anak hingga orang dewasa. Gizi tersebut juga diperlukan bagi penderita kanker payudara. Sayangnya, ikan Salmon yang dimaksud adalah ikan salmon liar yang hidup di lautan lepas. Ikan Salmon yang berasal dari budidaya peternakan malah berbahaya karena ditemukan kutu laut dalam jumlah besar. Hal ini menyebabkan tingginya kandungan merkuri.

Daging Merah

            Daging merah yang belakangan ini sering disebut sebagai menu makanan sehat, ternyata membawa dampak buruk bagi tubuh. Mengolah daging merah tidak menjamin bakteri dan kuman yang ada mati sempurna. Apabila dagng merah merupakan menu favorit saat memesan di restoran, maka bersiap-siaplah untuk manggadaikan kesehatan.

Daging Olahan

Daging olahan seperti bacon, ham, hot dog dan sosis dapat meningkatkan pertumbuhan sel kanker payudara. Ini disebabkan oleh bahan pengawet yang terkandung dalam makanan tersebut. Meskipun terasa lezat dan praktis, sebaiknya menjauhi makanan ini bila ingin hidup berkualitas.

Makanan yang Dipanggang atau Dibakar

            Orang-orang cenderung menyukai makanan yang dipanggang atau dibakar karena terasa lebih enak jika disajikan kering. Kering dalam pengertian makanan yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar adalah bagian yang gosong. Padahal bagian tersebut mengandung zat karsinogen yang bisa menyebabkan tumbuhnya sel kanker payudara. Kasinogen yang masuk ke dalam tubuh memiliki kesempatan bertumbuh dua kali lipat lebih cepat.

Kentang Goreng

            Makanan favorit anak-anak iini ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Ini karena kentang goreng mengandung zat karsinogenik yang terbentuk apabila makanan diolah pada suhu tiinggi disebut akrilamida. Zat tersebut mampu meningkatkan resiko kanker payudara. Mengolah kentang dengan cara mengukus atau mencampurkan potongan-potongan kecilnya ke dalam sup dapat mengurangi resiko terserang kanker payudara.

Pop Corn

Sebagai teman nonton bioskop, pop corn memang cocok dimakan sebagai cemiilan. Bahkan cemilan ini merupakan menu wajib yang selalu ditawarkan di seluruh bioskop. Hal yang perlu diwaspadai adalah penggunaan microwave untuk memasak pop corn. Microwave terbukti mengandung bahan lapisan kimia yang bisa menyebabkan kanker payudara. Lebih baik memasak pop corn secara normal menggunakan panci aluminium.

Keripik dan Kerupuk

            Setidaknya bagi pecinta kerupuk dan keripik perlu membatasi mengkonsumsi makanan kering ini. Makanan renyah dan garing memang menyenangkan bila menjadi teman makan besar atau dikonsumsi sebagai cemilan. Tapi ternyata, makanan tersebut dapat berubah menjadi karsinogen dan mengandung lemak trans karena pengolahannya menggunakan suhu tinggi.

Tomat Kaleng

            Cara instan sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya karena cepat, tapi penyajiannya juga sangat praktis. Berbagai macam bentuk tomat kaleng yang dijual adalah saus, pasta dan manisan. Agaknya perlu hati-hati dalam memilih alternatif bahan masakan yang mudah ini karena lapisan kaleng umumnya menggunakan bisphenol-A. Bahan kimia tersebut dapat bercampur pada makanan yang ada di dalam kaleng. Apabila dikonsumsi maka dapat menimbulkan racun dan mempercepat munculnya sel kanker payudara.

Minyak Goreng, Mentega, dan Margarin

            Setiap orang pasti setuju dengan pendapat makanan yang diolah dengan cara digoreng terasa lebih nikmat. Minyak goreng menjadi musuh tubuh manusia karena menimbun lemak dan mengubah struktur membrane sel. Begitu pula dengan mentega dan margarn yang dipanaskan akan berubah menjadi lemak jenuh yang berbahaya bagi kesehatan. Lemak tersebut mengalir ke dalam tubuh sehingga memicu pertumbuhan sel kanker.

            Itulah beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita maupun orang normal. Sekiranya perlu merubah gaya hidup berlebihan agar resiko penyakit kanker payudara semakin meningkat.

Informasi Terkait Cara Mengatasi Kanker, Tumor, Kista, Miom:

/* */